Copyright : Galery Zone - : http://galeryzone.blogspot.com/2012/07/widget-clock-lucu-imut.html#ixzz2DgxjbHMm

Kamis, 29 November 2012

Materi Kimia Semester 1

KESETIMBANGAN KIMIA
A. Reaksi berkesudahan dan dapat balik
Reaksi kimia berdasarkan arahnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Reaksi berkesudahan satu arah dan dapat balik ( dua arah ). Pada reaksi berkesudahan zat-zat hasil tidak dapat saling bereaksi kembali menjadizat pereaksi. Reaksi kesetimbangan dinamis dapat terjadi bila reaksi yang terjadi merupakan reaksi bolak-balik.
A. Keadaan setimbang.
1). Reaksi bolak-balik.
Suatu reaksi dapat menjadi kesetimbangan bila reaksi baliknya dapat dengan mudah berlangsung secara bersamaan. Proses penguapan dan pengembunan dapat berlangsung dalam waktu bersamaan. Reaksi-reaksi homogen ( Fasa pereaksi dan hasil reaksi sama, misalnya reaksi-reaksi gas atau larutan ) akan lebih mudah berlangsung bolak-balik dibanding dengan reaksi yang Heterogen. Umumnya reaksi heterogen dapat berlangsung bolak-balik pada suhu tinggi.
2). Sistem tertutup
Sistem tertutup adalah suatu sistem reaksi dimana baik zat-zat yang bereaksi maupun zat-zat hasil reaksi tidak ada yang meninggalkan sistem
3). Bersifat dinamis.
Artinya secara mikroskopis berlangsung terus menerus dalam dua arah dengan laju reaksi pembentukan sama dengan laju reaksi baliknya.
A. Hukum kesetimbangan …… tetapan kesetimbangan ( K )
Rumus :…………………………..
Rumusan itu disebut Hukum kesetimbangan, yaitu :
Bila dalam keadaan setimbang maka hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi dipangkatkan koefesiennya dibagi dengan hasil kali konsentrasi zat-zat pareaksi dipangkatkan koefisiennya akan mempunyai harga yang tetap.
a. Makna Harga Tetapan Kesetimbangan.
1). Dapat mengetahui kondisi suatu reaksi bolak balik
2). Dapat mengetahui komposisi zat-zat dalam keadaan setimbang.
a. Harga tetapan kesetimbangan …….. tekanan gas.
Harga tetapan kesetimbangan yang diperoleh berdasarkan konsentrasi diberi lambang Kc, sedangkan untuk tetapan kesetimbangan yang diperoleh dari harga tekanan lambang Kp.
Untuk reaksi setimbang :
Kp = ( Pc )…..( Pd )………
( Pa )…( Pb )…….
Keterangan :
PA : Tekanan Parsial gas A
PB : Tekanan Parsial gas B
PC : Tekanan Parsial gas C
PD : Tekanan Parsial gas D
Berdasarkan Hukum tantang gas ideal PV = n RT dapat dicari hubungan antara Kp dengan Kc
Rumus:…………………..
Sedangkan berdasarkan persamaan gas ideal PV = n RT didapatkan bahwa P = n / v ( RT ) untuk gas besaran n / v adalah merupakan konsentrasi gas dalam ruangan sehingga :
Kp = Kc ( RT )………………………..
Atau
Kp = Kc ( RT ) ……
c). Tetapan kesetimbangan untuk kesetimbangan Heterogen.
Zat-zat yang konsentrasi tetap ( zat padat atau zat cair murni ) tidak tampak pada rumusan harga K
d). Kesetimbangan Disosiasi
Yaitu kasetimbangan yang melibatkan terurainya suatu zat manjadi zat yang lebih sederhana.
e). Pergeseran kesetimbangan
Dikenal dengan Asas Le chatelier yaitu jika dalam suatu sistem kesetimbangan diberi aksi, maka sistem akan berubah sedemikian rupa sehingga pengaruh aksi sekecil mungkin.
Beberapa aksi yang dapat menimbulkan perubahan pada sistem kesetimbangan, antara lain :
- Perubahan konsentrasi
- Perubahan volum
- Perubahan tekanan
- Perubahan suhu.

Sumber :Modul Kimia SMANDAKA

Materi Fisika Semester 1


Bab V  Impuls dan Momentum
A.    Konsep Impuls dan Momentum
Momentum didefinisikan sebagai banyaknay gerakan suatu benda yang besarnya berbanding lurus dengan massa dan kecapatan. Momentum yang dimiliki oleh benda yang bergerak dapat ditentukan dengan persamaan berikut :
 p = m.v
Keterangan :
p=momentum (kg.m/s atau N.s)
m=massa benda (kg)
 v=kecepatan (m/s)
Momentum  merupakan  besaran vektor. Dengan demikian, penjumlahan dua besaran momentum atau lebih mengikuti aturan penjumlahan vektor. Resultan momentum P1 dan P2 yang membentuk sudut  dapat ditentukan denagn persamaan  berikut :
p = √ p12 + p22 + 2p1p2 cos θ

Keterangan :
P=resultan momentum (N.s)
θ=sudut yang dibentuk oleh dua vektor momentum
Adapun impuls adalah hasil kali gaya dan selang waktu gaya itu bekerja pada benda. Besar impuls dirumuskan sebagai berikut :
I = F.∆t = F (t2-t1)
Keterangan :
I=impuls (N.s)
F=gaya impuls (N)
∆t=selang waktu bekerjanya gaya impuls (s)

Sumber :LKS SIMPATI

Materi Biologi Semester 1


Bab V Sistem Peredaran Darah
A.    Komponen Darah
1.      Plasma Darah
Plasma darah merupakan cairan darah yang tersusun atas 90% air dan selebihnya zat-zat berupa albumin, globulin, fibrinogen, garam buffer, dan antibodi.
2.      Sel Darah Merah (Eritrosit)
Berbentuk bulat pipih, tida berinti, dan cekung dibaagian tengah (bikonkaf). Eritrosit berwarna merah karena mengandung hemoglobin (Hb) yang mengikat oksigen dan karbon dioksida.
3.      Sel Darah Putih (Leukosit)
Fungsi utama dari se darah putih adalah sebagai pertahanan tubuh melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dengan cara memakannya (fagosit) atau membentuk antibodi. Leukosit dapat dibagi menjadi :
a.       Granulosit.
Granulosit adalah sel-sel leukosit yang memiliki granula di permukaannya.
b.      Agranulosit.
Agranulosit adalah leukosit yang tidak memiliki granula pada permukaan selnya.
4.      Keping Darah (Trombosit)
Trombosit berbentuk tidak teratur dan tidak berinti. Berfungsi untuk pembekuan darah.

Sumber :LKS SIMPATI

Materi TIK Semester 1


PENGERTIAN JARINGAN COMPUTER
Kumpulan beberapa computer yang saling terhubung dimungkinkan untuk saling bertukar sumberdaya di dalamnya.

FUNGSI JARINGAN
Jaringan mempunya beberapa fungsi sebagai penghubung antara beberapa computer yang nantinya dapat menimbulkan beberapa manfaat baik positif maupun negative.
Untuk manfaat yang dapat diambil dari sebuah jaringan adalah :
        ·            Menghemat biaya
        ·            Menghemat waktu
        ·            Efisiensi tenaga
        ·            Memudahkan dalam melakukan sebuah pekerjaan
        ·            Hubungan social
        ·            Memudahkan dalam mendapatkan informasi

JENIS JARINGAN
      a.    Berdasarkan Jarak Jangkauan
    
     a.   LAN (Local Area Network)
Merupakan system jaringan yang menjalin komunikasi data antara satu computer dengan computer lain yang dihubungkan dengan server yang bertugas untuk mengatur jalannya semua lalu lintas komunikasi data.
Biasanya dihubungkan oleh kabel dan dalam jangkauan yang terbatas, dalam satu ruangan, jaringan dalam gedung atau jaringan adalam satu kampus.
    
     b.   MAN (Metropolitan Area Network)
Pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran besar, atau kumpulan dari beberapa LAN yang ada, MAN biasanya menhubungkan jaringan antar kantor atau instansi umum.
MAN biasanya dapat menunjang data dan suara bahkan dapat berhubungan dengan jaringan TV Cable. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching yang mengatur paket data melalui kabel.
    
     c.   WAN (Wide Area Network)
WAN mencakup daerah goegrafis yang luas, seringkali mencakup sebuah Negara atau benua.
WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan utuk menjalankan program – program aplikasi.
Pada sebagian besar WAN terdiri dari banyak kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sebuah router.




      b.    Berdasarkan system operasi dasar jaringan
      
       a.      Jaringan Tanpa Kabel ( Nirkabel)
         Komputer Mobile seperti Notebook dan Personal Digital Assistant (PDA) merupakan cabang industri komputer yang cepat pertumbuhannya.
         Jaringan tanpa kabel mempunyai manfaat yang diantaranya sebagai kantor portable, yang artinya kita dapat melakukan semua pekerjaan tanpa harus berada di kantor atau di tempat kerja.
         Sebagai contoh, penggunaan telepon wirless, mengirim email, mengirim data menggunakan Infra Red, penggunaan Bluetooth, dll.
         Meskipun jaringan tanpa kabel ini cukup mudah untuk dipasang, namun jaringan ini memiliki kekurangan, diantaranya memiliki kekuatan 1 – 2 Mbps, yang mana juh lebih rendah dibandingkan dengan jaringan kabel, laju kesalahan lebih besar dan media transmisi dari komputer yang berbeda dapat mengganggu komputer lain.

TOPOLOGI JARINGAN
Topologi  adalah gambaran bentuk hubungan fisik yang ada dalam sebuah jaringan computer, biasanya nama-nama yang diambil tergantung dari jenis topologi dan nama yang sudah menjadi tradisi khalayak umum.

Berikut jenis-jenis topologi :
     a.   Topologi Bus
Topologi Bus Menghubungkan beberapa node, setiap node melakukan tugas masing – masing. Setiap computer terhubung dengan T-Bus dan kedua ujungnya diberi resistor sebesar 50 Ώ.
      Topologi ini memiliki karakter sebagai berikut ;
      —  Merupakan satu cable yang kedua ujungnya ditutup, dimana sepanjang cable terdapat NODE.
      —  Umum digunakan, karena sederhana dalam instalasi
      —  Signal melewati cable dan mungkin terjadi Collision (2 paket data tercampur / tabrakan data)
      —  Setiap computer dapat langsung terhubung
      —  Tidak dapat digunakan secara bersamaan dalam waktu yang sama.
      —  Problem terbesar, pada saat cable putus, jika salah satu sagmen cable putus, maka seluruh jaringan akan terhenti

     b.   Topologi Star
Topologi ini menggambarkan setiap sistem, pengguna computer terhubung langsung dengan server dan tidak perlu berhubungan dengan pengguna lain.

Topologi ini memiliki karakter sebagai berikut :
a.       Setiap node derkomunikasi langsung dengan card node
b.      Akses server cepat
c.       Jumlah pengguna lebih banyak dibandingkan dengan topologi bus
d.      Mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki cable yang langsung terhubung dengan central node
e.       Keunggulan, Jika satu cable node terputus yang lain tidak terganggu
f.       Dapat menggunakan cable yang low grade (UTP)



     c.   Topologi Ring
Topologi ini dikenal sebagai jaringan dari titik ke titik, karena topologi ini terhubung dari satu terminal ke terminal lainnya. Topologi ini merupakan perkembangan dari topologi Bus dan terhubung secara serial.
Topologi ini memiliki karakter sbb:
•            Jalur berupa lingkaran tertutup yang berisi node
•            Sederhana dalam layout
•            Signal mengalir dalam 1 arah, sehingga menghindari collosion
•            Problem sama dengan Topologi Bus, karena signal 1 arah
•            Topologi ini tidak dibuat secara fisik namun direalisasikan dengan sebuah Consentrator

     d.   Topologi Tree / Topologi Hirarki
Topologi ini terdiri dari central node (computer Spesifikasi tinggi) dan node (computer spesifikasi rendah) yang saling berhubungan secara berjenjang tertinggi (top hierarchical) yang berfungsi untuk mengkoordinasi node pada jenjang di bawahnya. Oleh karena itu topologi ini dikenal juga dengan Hierachical Topology

Topologi ini memiliki karakter sbb:
        •            Dihubungkan secara bersama – sama
        •            Terdiri dari topologi bus yang dihubungkan bersama
        •            Dapat mensuport baseband maupun broadband signaling
        •            Control manajemen lebih rendah karena bersifat terpusat dan terbagi dalam tingkatan jenjang
        •           Jika salah satu node rusak, maka nide yang berbeda di jenjang bagian bawah tidak berfungsi.
          
e.   Topologi Mesh
Topologi ini menghubungkan semua computer sehingga setiap client dapat berhubungan secara langsung.
Topologi ini agak rumit jika computer yang digunakan cukup banyak

Topologi ini memiliki karakter sbb :
        •            Setiap terminal terhubung langsung ke semua terminal
        •            Tidak praktis dan  memerlukan biaya besar
        •            Memiliki tingkat redundancy sangat tinggi, jika ada kerusakan link maka link yang lain tidak masalah


f.   Topologi Hybrid
Topologi ini merupakan perpaduan antara topologi dan tehnologi

Memliki karakter sbb :
      •         Terbentuk dari berbagai jenis topologi dan tehnologi
      •         Sehingga karakter yg dimiliki topologi ini dimiliki semua topologi yang ada
      •         Menggabungkan keuntungan jaringan client/server dan peer-to-peer
      •     User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server
Sumber :masyupi.blogspot.com